Langsung ke konten utama

Striker Tajam Jelita Asal Amerika Mengundurkan Diri Ke Perancis

 Striker Tajam Jelita Asal Amerika Mengundurkan Diri Ke Perancis

Striker Tajam Jelita Asal Amerika Mengundurkan Diri Ke Perancis- Sebagai penyerang dengan segudang prestasi, Amerika Syarikat merupakan zon selesa Alex Morgan. Ia memenangi gelaran National Women 's Soccer League (NWSL) bersama Portland Thorns FC. Soal penghargaan individual, sudah pasti ia menang banyak di negara asalnya.
Tak hanya di level kelab, Morgan juga gemilang di kancah antarabangsa. Pesepakbola jelita ini mula menunjukkan tajinya kala meraih pingat emas Sukan Olimpik bola sepak wanita. Di situ, Morgan diyakini bakal meneruskan prestasi Mia Hamm dan Abby Wambach sebagai penyerang AS. Benar saja, Morgan akhirnya berjaya menggendong Piala Dunia Wanita pada 2015 lalu.Terlepas dari prestasi di AS, si cantik kelahiran California itu akhirnya memutuskan untuk pergi dari zon sukarnya. Morgan rasmi bergabung dengan Olympique Lyonnais pada Disember lalu. Namun tahukah anda, perpindahan sang striker bermula dari interaksi melalui Twitter dengan presiden Lyon, Jean-Michel Aulas?


Striker Tajam Jelita Asal Amerika Mengundurkan Diri Ke Perancis


Morgan sedang menjalani musim yang meyakinkan bersama Orlando Pride hingga pertengahan 2016. Striker AS itu tampil 15 kali dan menjaringkan empat gol dalam kesempatan tersebut. Tiada angin, tiada ribut, tiba-tiba isu mengenai minat Lyon muncul ke permukaan. Hal tersebut ternyata dicetuskan oleh cuitan presiden Aulas yang "menggoda" Morgan dengan prestasi-prestasi Lyon.Cuitan itu bukanlah satu-satunya. Setelah membuka pintu sambungan dengan Morgan, Aulas secara tetap merayu sang striker untuk mengukuhkan Lyon. Mesej selanjutnya kembali disampaikan oleh Aulas, namun tak hanya kepada Morgan - ia juga merayu Kelley O'Hara, bintang bolasepak wanita AS.Tidak mendapat sambutan langsung dari Morgan, Aulas tak putus asa. Ia terus mengimiginasikan-imingi Morgan dengan pesona Lyon. Stadium dan prestasi tetap menjadi senjata utama dalam pendekatannya.Lyon memang menjadi salah satu gergasi di sepakbola wanita. Mereka telah memenangi Liga Perancis 14 kali, Coupe de France lapan kali, dan UEFA Women 's Champions League tiga kali - dan mereka memenangi ketiga-tiganya di 2016. Foto terakhir merupakan detik-detik puncak Lyon setelah menewaskan Wolfsburg di final Liga Juara-Juara."Saya bertanya-tanya siapa sebenarnya orang gila ini? Ini benar-benar lucu, kami sempat tertawa beberapa kali tentang hal itu. Namun dalam konteks serius, saya merasa jadi bahagian kelab ini adalah peluang luar biasa. Dan sebelum Jean menyampaikan tweet-nya pada saya, kelab ini sudah menjadi kelab terbaik di dunia dan saya ingin jadi sebahagian darinya, "kata Morgan.
Morgan turut menyampaikan cita-cita beliau untuk melangkah ke peringkat seterusnya. Ia memandang Lyon sebagai batu lompatan penting untuk menjadi pemain bola sepak wanita terbaik dunia. Walau hanya berstatus pemain pinjaman setengah tahun, Morgan berharap dapat meraih segalanya bersama Lyon.
Adakah Morgan hanya bertahan setengah musim di Lyon? Atau ia akan mendapat lanjutan satu musim lagi di Perancis? Apa pun itu, kiprah penerus Mia Hamm dan Abby Wambach ini layak dipantau hingga akhir.
Sama ada cuitan itu berpengaruh atau tidak, Morgan akhirnya hijrah ke Lyon. Sang striker baru angkat bicara dalam wawancara pertamanya di hadapan akhbar Lyon. Ia menyebut Aulas sebagai orang usil, namun tak dapat dinafikan apa yang ia katakan soal Lyon tak lepas dari rayuan manis sang presiden.

Lihat Berita Bola dan Prediksi Bola lainnya: 

Prediksi Senegal VS Zimbabwe – 20 Januari 2017
Prediksi Real Sociedad vs Barcelona – 20 Januari 2017
Prediksi Atletico Madrid vs Eibar – 20 Januari 2017
Prediksi Roma VS Sampdoria – 20 Januari 2017

Komentar